Propinsi DI Yogyakarta
Kota Kota Yogyakarta
Alamat Jl. Jend. A. Yani No. 6 Yogyakarta
Nomor Telphone (0274) 586934
Email vrede_burg@yahoo.co.id
Website
Deskripsi

Benteng Vredeburg


Benteng Vredeburg merupakan sebuah benteng yang kini difungsikan sebagai museum tempat mengoleksi diorama perjuangan bangsa Indonesia.

Benteng Vredeburg dibangun pada masa pemerintahan Hindia Belanda dengan tujuan digunakan sebagai pusat pemerintahan dan pertahanan residen Belanda saat itu.

Pendirian Benteng Vredeburg terkait erat dengan kesultanan Yogyakarta. Tahun 1760-1765 sebelum dibangun sebagai Benteng Vredeburg, di tanah benteng tersebut dulunya sudah ada bangunan benteng sederhana berbentuk bujur sangkar. Bangunan benteng sederhana ini dibangun oleh Sultan Hamengkubuwono I. Bentuk unik tersebut di setiap empat sudutnya terdapat tempat penjaga yang disebut dengan seleka atau bastion. Oleh sultan, empat sudut tersebut memiliki nama, yaitu Jayawisesa (sudut barat laut), Jayapurusa (sudut timur laut), Jayaprakosaningprang (sudut barat jaya), dan jayaprayitnya (sudut tenggara).

Tahun 1807—1811, pengelolaan benteng yang awalnya masih ditangan Kesultanan Yogyakarta, diambil alih oleh kerajaan Belanda dengan status secara yuridis formal, tanah masih milik kesultanan Yogyakarta. Pada masa ini benteng masih bernama Benteng Rostenburg. Baru kemudian, antara tahun 1816—1942, setelah terjadi gempa bumi yang dahsyat dan merobohkan beberapa bangunan besar seperti Gedung Residen, Tugu Pal Putih, dan Benteng Rustenburg, terjadi penggantian nama pada benteng, dari yang tadinya bernama Benteng Rustenburg diganti menjadi Vredeburg yang berarti ‘benteng perdamaian.’ Nama tersebut diambil dari manifestasi hubungan antara kesultanan Yogyakarta dengan kerajaan Belanda yang dapat hidup berdampingan kala itu.

Di dalam benteng terdapat bangunan-bangungan khusus seperti rumah perwira, asrama prajurit, rumah sakit prajurit, gudang logistik, gudang mesiu, dan rumah residen.  Fasilitas benteng Vredeburg kini dilengkapi dengan perpustakaan, ruang pertunjukan, ruang seminar, ruang diskusi, ruang pelatihan, ruang pertemuan, audio visual dan ruang belajar kelompok, cafe, hotspot gratis, pemandu, ruang tamu, mushola, dan kamar mandi. Tiket masuk benteng untuk dewasa Rp 2.000,-, untuk anak-anak Rp 1.000,-. Benteng buka tiap hari Selasa—Jum’at Pukul 08.00—16.00 WIb, Sabtu—Minggu buka Pukul 08.00—17.00 WIB, sedangkan hari Senin dan hari libur nasional benteng akan ditutup untuk umum

Galery Foto

Peta Rute Perjalanan

Geser icon A untuk memulai awal mula rute perjalanan Anda
Icon B adalah tujuan lokasi Anda

Rute Perjalanan

Lokasi Terdekat

(Lokasi Dalam Lingkaran masuk area Radius 1 Km)

Lokasi terdekat radius 1 Km

Artikel Terkait

Belum Ada Komentar

Komentar



Back to Top